1. Saluran pembuangan tersumbat
Ini adalah penyebab paling umum. Debu, lendir, atau lumut dapat menyumbat selang pembuangan sehingga air kondensasi tidak bisa keluar dan akhirnya menetes dari unit indoor.
2. Filter AC terlalu kotor
Filter yang penuh debu menghambat aliran udara. Akibatnya evaporator menjadi terlalu dingin hingga membeku. Saat es mencair, air akan menetes dan terlihat seperti AC bocor.
3. Evaporator kotor
Evaporator yang kotor membuat proses pendinginan tidak maksimal dan meningkatkan risiko terbentuknya bunga es yang kemudian mencair menjadi tetesan air.
4. Posisi pemasangan tidak rata
Unit indoor harus dipasang dengan kemiringan yang tepat agar air mengalir ke saluran pembuangan. Jika pemasangannya kurang rata, air bisa meluap dan menetes ke dalam ruangan.
5. Freon berkurang
Freon yang berkurang memang bisa menyebabkan evaporator membeku, tetapi ini bukan penyebab yang paling sering. Sebelum memutuskan menambah freon, pastikan teknisi memeriksa penyebab kebocoran secara menyeluruh.
Cara mencegah AC bocor
- Bersihkan filter setiap 2–4 minggu.
- Lakukan cuci AC secara berkala, sekitar setiap 3 bulan.
- Pastikan saluran pembuangan tidak tersumbat.
- Gunakan AC sesuai kapasitas ruangan.
- Lakukan servis rutin agar masalah kecil tidak berkembang menjadi kerusakan besar.
Kesimpulan
Sekitar 80% kasus AC bocor disebabkan oleh kotoran, saluran pembuangan yang tersumbat, atau kurangnya perawatan rutin. Jadi, jangan langsung menyimpulkan bahwa AC harus ditambah freon. Pemeriksaan yang tepat akan menghemat biaya dan membuat AC tetap dingin serta awet.
_____________
Untuk mendapatkan layanan rekomendasi service dan cuci AC rutin area Morowali - Kendari - Palopo - Bulukumba dan Makassar, hubungi tim teknisi kami di 082191731035 atau klik disini [WA Admin]
Editor: Abdullah
Online
: